Evaluation of Net Energy Gain Solar Tracker Single-Axis based on Relay of 50 Wp Solar Panel

Penulis

  • Afdal Syarif Jurusan Teknik Mesin, Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Baubau
  • La Baride Jurusan Teknik Mesin, Universitas Dayanu Ikhsanuddin
  • Haryani Haryani Jurusan Teknik Mesin, Universitas Dayanu Ikhsanuddin
  • La Atina Jurusan Teknik Informatika, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

DOI:

https://doi.org/10.55679/pistonjt.v11i1.140

Abstrak

Kinerja panel surya dipengaruhi oleh perubahan posisi matahari yang menyebabkan sudut datang radiasi terhadap permukaan panel berubah sepanjang hari. Salah satu metode yang digunakan untuk meningkatkan penerimaan radiasi matahari adalah penerapan solar tracker. Namun, sebagian besar penelitian sebelumnya hanya berfokus pada peningkatan daya dan energi keluaran tanpa mempertimbangkan konsumsi energi sistem penggerak. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja solar tracker single-axis berbasis relai mekanis pada panel surya 50 Wp berdasarkan peningkatan daya, energi listrik yang dihasilkan, serta keuntungan energi bersih (net energy gain). Pengujian dilakukan di Kelurahan Lamangga, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara selama lima hari, yaitu pada tanggal 6–10 Agustus 2023 pukul 09.00–16.00 WITA. Parameter yang dianalisis meliputi daya keluaran, energi listrik harian, konsumsi energi aktuator, peningkatan energi, dan net energy gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan solar tracker meningkatkan daya keluaran rata-rata panel surya dari 17,71 W menjadi 22,45 W atau sebesar 26,92%. Energi listrik harian meningkat dari 134,68 Wh menjadi 170,64 Wh dengan tambahan energi sebesar 35,96 Wh per hari. Konsumsi energi aktuator tercatat sebesar 15,30 Wh per hari sehingga sistem masih menghasilkan net energy gain sebesar 20,66 Wh per hari atau setara dengan 15,34%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solar tracker single-axis berbasis relai mekanis mampu meningkatkan pemanfaatan energi surya secara efektif dengan sistem kendali yang sederhana dan biaya implementasi yang relatif rendah. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan periode pengamatan yang lebih panjang, pengukuran radiasi matahari secara langsung, serta membandingkan performa sistem dengan solar tracker berbasis mikrokontroler atau sistem dual-axis untuk memperoleh evaluasi yang lebih komprehensif.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

M. Victoria et al., “Solar photovoltaics is ready to power a sustainable future,” Joule, vol. 5, no. 5, pp. 1041–1056, doi: 10.1016/j.joule.2021.03.005.

F. Afif, A. Martin, “Tinjauan Potensi dan Kebijakan Energi Surya di Indonesia,” J. Engine Energi, Manufaktur, dan Mater., vol. 6, no. 1, pp. 43–52, 2022.

M. I. M.A.A. Mamun, M. Hasanuzzaman;, and J. Selvaraj, “Effect of tilt angle on the performance and electrical parameters of a PV module : Comparative indoor and outdoor experimental investigation maximum Power Point Tracker,” Energy Built Environ., vol. 3, no. 3, pp. 278–290, 2022, doi: 10.1016/j.enbenv.2021.02.001.

Y. Zhang, J. Qi, Y. Yu, Q. Shi, and Z. Liu, “Influence of incidence angle effects on the performance of bifacial photovoltaic modules considering rear-side reflection,” Sol. Energy, vol. 245, no. oct., pp. 404–409, 2022, doi: 10.1016/j.solener.2022.08.027.

A. Z. Hafez, A. M. Yousef, and N. M. Harag, “Solar tracking systems: Technologies and trackers drive types – A review,” Renew. Sustain. Energy Rev., vol. 91, pp. 754–782, 2018, doi: 10.1016/j.rser.2018.03.094.

L. O. A. Barata, Samhuddin, R. F. Naryanto, M. K. Delimayanti, and L. Baride, “Studi Karakteristik Energi Surya untuk Pemanenan Energi: Studi Awal di Kota Kendari ”, Piston: Jurnal Teknologi, vol. 10, no. 1, pp. 8–18, 2025, doi: 10.55679/pistonjt.v10i1.85

M. Efendi, R. I. Mainil, A. Aziz, U. Riau, and C. Author, “Comparison of the Efficiency of Solar PV Fixed, Single-Axis, and Dual-Axis Solar Trackers: A Review,” J. Konversi Energi dan Manufaktur, vol. 10, no. 1, pp. 84–93, 2025, doi: 10.21009/JKEM.10.1.9.

E. E. Prasetiyo, G. Marausna, R. Rasmi, and D. Rahmiullah, “Analisis Perbandingan Hasil Daya Listrik Panel Surya Dengan dan Tanpa Solar Tracker,” JTT (Jurnal Teknol. Terpadu), vol. 10, no. 2, 2022, doi: 10.32487/jtt.v10i2.1426.

F. D. Putra, H. Radhiati, L. O. A. Barata, and L. K. Mangalla, “Studi Karakteristik PV Panel sebagai Pemanenan Energi Listrik: Efek Solar Tracking”, Enthalpy: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin, vol. 10, no. 1, pp. 1–8, Feb. 2025, doi: 10.55679/enthalpy.v10i1.2.

M. A. Al Sheikh;, “IoT-Enabled Dual-Axis Solar Tracking System Using ESP32 and Blynk for Real-Time Monitoring and Energy Optimization,” Jupiter Publ. Ilmu Keteknikan Ind. Tek. Elektro dan Inform., vol. 3, no. 1, pp. 187–204, 2025, doi: 10.61132/jupiter.v3i1.695.

R. Ramful and N. Sowaruth, “Low-cost solar tracker to maximize the capture of solar energy in tropical countries,” Energy Reports, vol. 8, pp. 295–302, 2022, doi: 10.1016/j.egyr.2022.10.145.

H. Nugroho, M. H. Kemal, F. H. Rumawan, and D. Suprihanto, “Penerapan Solar Tracking System Berlengan Ganda dengan Memanfaatkan Potensi Tenaga Surya,” vol. 8, no. 01, pp. 21–26, 2025, doi: 10.30651/cl.v8i01.23872.

I. S. Osman, I. K. Almadani, N. G. Hariri, and T. S. Maatallah, “Experimental Investigation and Comparison of the Net Energy Yield Using Control-Based Solar Tracking Systems,” Int. J. Renew. Energy Res., vol. 8, no. 4, pp. 1123–1132, 2022, doi: 10.1155/2022/7715214.

Diterbitkan

2026-06-26

Cara Mengutip

[1]
A. Syarif, L. Baride, H. Haryani, dan L. Atina, “Evaluation of Net Energy Gain Solar Tracker Single-Axis based on Relay of 50 Wp Solar Panel”, Piston-JT, vol. 11, no. 1, hlm. 70–81, Jun 2026.

Terbitan

Bagian

Articles